Dukung Penanganan Bencana Hidrometeorologi, Pusbang Mitigasi Turut Serta Lakukan Penanaman
Sebagai langkah strategis dalam menangani bencana hidrometeorologis dan mengurangi dampak perubahan iklim, Kementerian Kehutanan menyelenggarakan kegiatan Penanaman Bersama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di Puncak, Cisarua, Bogor (22/3).
Penanaman melibatkan berbagai pihak antara lain Gubernur Jawa Barat, Walikota Bogor, OPD Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Bogor, Pejabat Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kementerian Kehutanan, Bupati, Forkopimda, Camat, PTPN I Regional 2, Perhutani, Asosiasi, Kelompok Tani, serta masyarakat setempat, sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan
Penanaman dilakukan di kawasan puncak, Cisarua yang merupakan daerah hulu berperan dalam ketersediaan air dan tata air.
“Hari ini bibit yang sudah disiapkan sebanyak 50.000, yang mungkin bisa mengcover sekitar 200-300 hektare, bergantung pola tanamnya,” ujar Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni.
Jenis pohon yang ditanam antara lain mahoni, salam, jambu, dan manglid. Jenis pohon ini dipilih karena memiliki sistem perakaran dalam yang mampu meningkatkan penyerapan air, mencegah erosi, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Pusat Pengembangan Mitigasi dan Adaptasi Bencana Hidrometeorogi Kehutanan (Pusbang Mitigasi) merupakan salah satu unit kerja Eselon 2 di Sekretariat Jenderal Kementerian Kehutanan yang memiliki tugas yang terkait erat dengan bencana Hidrometeorogi kehutanan.
“Kami berperan menghasilkan model pengembangan untuk mitigasi dan adaptasi bencana hidrometeorogi kehutanan, diantaranya banjir dan longsor, termasuk penerapan modelnya,” terang Kapusbang Mitigasi, Wening Sri Wulandari.
Sebagai upaya penguatan komitmen partisipasi dalam aksi penghijauan, Pusbang Mitigasi yang dihadiri oleh Kepala Pusat, turut melakukan penanaman di kawasan Cisarua bersama para pemangku kepentingan terkait. (*)



Kontributor berita :
Tim Media Kehumasan Pusbang Mitigasi
Penanggung jawab berita :
Dr. Wening Sri Wulandari – Kepala Pusat Pengembangan Mitigasi dan Adaptasi Bencana Hidrometeorologi Kehutanan