Di Provinsi Jawa Tengah, hujan dengan intensitas tinggi sejak Senin sore (24/2) menyebabkan anak Sungai Bengawan Solo dan Sungai Jlantah meluap, mengakibatkan banjir di beberapa wilayah Kabupaten Sukoharjo. Genangan air dengan ketinggian rata-rata 20 hingga 100 cm merendam akses jalan dan permukiman di tujuh kecamatan, termasuk Nguter, Sukoharjo, Tawangsari, Polokarto, Grogol, Baki, dan Mojolaban.
Banjir ini berdampak pada 370 kepala keluarga (KK), dengan 300 KK atau sekitar 200 jiwa terpaksa mengungsi. Selain itu, sekitar 370 rumah warga dan dua fasilitas pendidikan terdampak banjir. Saat ini, BPBD Provinsi Jawa Tengah bersama BPBD Kabupaten Sukoharjo telah melakukan upaya evakuasi warga serta menyalurkan bantuan logistik dan matras ke lokasi pengungsian.
Hingga Senin malam pukul 21.30 WITA, air belum surut dan proses evakuasi masih terus dilakukan. Tim gabungan terus bersiaga untuk memastikan keselamatan warga serta mempercepat distribusi bantuan bagi masyarakat terdampak.