Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan, sejak Selasa dini hari (4/3) menyebabkan banjir di empat kecamatan. Kenaikan debit air dari Sungai Salu Pareman dan Sungai Pompengan merendam permukiman warga, jalan poros provinsi, fasilitas ibadah, serta fasilitas pendidikan dengan tinggi muka air (TMA) berkisar 50 cm hingga 1 meter.
Banjir melanda Kecamatan Kamanre, Ponrang Selatan, Bua, dan Lamasi Timur, mengakibatkan 487 kepala keluarga terdampak. Dampak signifikan juga terjadi pada sektor pertanian dan perikanan, dengan 70 hektare tambak ikan dan 65 hektare sawah terendam. Selain itu, banjir merusak 487 rumah, tiga puskesmas pembantu (pustu), dua fasilitas pendidikan, satu fasilitas ibadah, serta lima titik tanggul yang jebol sepanjang 500 meter.
Tim BPBD Kabupaten Luwu telah melakukan assessment dan kaji cepat, sementara Pusdalops BPBD terus berkoordinasi dengan aparat desa untuk penanganan darurat. Hingga Selasa siang (4/3), kondisi banjir mulai berangsur surut, dan warga terdampak telah memulai pembersihan rumah masing-masing.